Postingan

Menampilkan postingan dengan label nasihat kehidupan

Supir Taksi yang Dermawan

Gambar
Kisah Nyata : Indahnya Cinta Sesama Mukmin Karena Allah Ini kisah nyata yang dialami Pak Ust Uyad Albantani (UY). @nasihatkehidupan Sekitar tahun 2014, beliau mendapat undangan ceramah keluar kota, berangkatlah beliau dari rumah menuju bandara Soekarno-Hatta dengan taksi. Sepanjang perjalanan beliau ngobrol dengan pak supir (ST); UY: "Pak, ngomong-ngomong, udah berapa lama nyupir taksi ? ST: "Owh belum lama pak, baru beberapa bulan saja". UY: "Ooh gitu, emang sebelumnya kerja dimana?". ST: "Dulu sempat kerja di perusahaan perkapalan di Surabaya pak, kebetulan dulu pernah ambil Tehnik Mesin di ITS, trus perusahaannya bangkrut jadi saya kena PHK, lama nganggur di Surabaya akhirnya saya putuskan pindah ke Jakarta. UY "Wah, sayang sekali ya, ngomong-ngomong anak sudah berapa?". ST: "Alhamdulillah sudah 4 pak, yang besar malah udah mau tamat SMA". UY: "Oh gitu, kalo boleh tau, narik taksi sehari bersih bisa dapet berapa s...

Nasihat Ulama untuk Mengatasi Konflik Rumah Tangga

Gambar
MAU TAHU TIPS ULAMA MENGATASI KONFLIK RUMAH TANGGA?  Nasehat Syaikh Muhammad bin Mukhtar Asy- Syinqithiy hafidzahullah... Keutamaan Sholat Sunnah Oleh karena itu, bersemangatlah melaksanakan shalat-shalat sunnah di rumah. Itulah diantara tujuan sunnah Nabi. Rumah yang banyak dilakukan shalat di dalamnya, maka Allah akan menjadikan didalamnya kebaikan yang banyak. Hal ini banyak diperbincangkan para ulama dan orang-orang shaleh. Sebagian orang mengeluhkan di rumahnya selalu ada masalah. Dia bercerita, “Kemudian aku mendatangi salah seorang ulama dan beliau bertanya kepadaku tentang shalat malam dan shalat rowatib.” Ulama bertanya, “Apakah engkau termasuk orang yang menyia-nyiakan shalat sunnah rowatib?" Jawab orang tadi, “Ya benar.” Rowatib maksudnya shalat sunnah yang dikerjakan sesudah atau sebelum shalat fardhu. Ulama tersebut bertanya lagi, “Apakah engkau juga tidak shalat witir?” Jawabnya, “Benar aku juga tidak shalat witir.” Ul...

Isteri Solihah, Investasi Terpenting dalam Hidup Pria

Gambar
Investasi Terbesar Dalam Hidup Pria Bukan Rumah, Mobil, Emas, Atau Saham, Tetapi Istri Kisah seorang suami yang membunuh isterinya, seorang pegawai BNN, membuat kita semua terhenyak, menjadi viral di beberapa media online dan offline akhir-akahir ini. Lebih mengejutkan lagi bagi masyarakat, adanya transkrip pembicaraan yang beredar sebelum terjadinya pembunuhan, atau bisa disebut sebagai penyebab terjadinya pembunuhan. Tentunya kita sangat mengecam terjadinya pembunuhan yang terjadi, apapun alasannya, tidak boleh kita menghilangkan nyawa orang lain, apalagi seorang suami terhadap isterinya, yang notabene adalah ibu dari anak-anaknya. Padahal salah satu perkataan yang menggetarkan Arsy Allah swt adalah perkataan/aqad Ijab Qobul pernikahan, karena saat itulah adanya peralihan hak dan perlindungan seorang hamba dari orang tuanya yang selama ini telah melahirkan dan membesarkannya kepada orang lain, calon suami dari si mempelai wanita. Kita harus mengambil pelajaran dari per...

Sakinah Bersamamu

Gambar
Di sebuah rumah sederhana yang asri, tinggal sepasang suami istri yang sudah memasuki usia senja. Pasangan ini dikaruniai dua orang anak yang telah dewasa dan memiliki kehidupan sendiri yang mapan. Sang suami merupakan seorang pensiunan, sedangkan istrinya seorang ibu rumah tangga. Suami istri ini lebih memilih untuk tetap tinggal di rumah, mereka menolak ketika putra-putri mereka, menawarkan untuk ikut pindah bersama mereka. Jadilah mereka, sepasang suami istri yang hampir renta itu, menghabiskan waktu mereka yang tersisa, di rumah yang telah menjadi saksi berjuta peristiwa, dalam keluarga itu. portalsultra.com sakinah Suatu senja ba’da Isya di sebuah masjid tak jauh dari rumah mereka, sang istri tidak menemukan sandal yang dikenakannya ke masjid tadi. Saat sibuk mencari, suaminya datang menghampiri seraya bertanya mesra : “Kenapa Bu?” Istrinya menoleh sambil menjawab: “Sandal Ibu tidak ketemu, Pak”. “Ya sudah pakai ini saja”, kata suaminya, sambil menyodorkan s...

15 Hal yang Menyelamatkan Seorang Muslim dari Fitnah Akhir Zaman

Gambar
Mukaddimah Kita hidup di zaman fitnah yang begitu dahsyat melanda kaum muslimin. Bagaikan gelombang yang silih berganti datang menerpa pantai, begitu juga fitnah akhir zaman yang telah disebutkan Rasulullah-shallallahu ‘alaihi wa sallam- . Betapa tidak, fitnah syubuhat yang meluluh-lantahkan agama seorang muslim, dan fitnah syahawat yang menjerumuskannya ke dalam kubangan maksiat…begitu dahsyatnya menyambar-nyambar dan akan menjungkir balikkannya …seandainya Allah tidak menjaga dan memeliharanya. Zubair bin Adi, dia berkata:”kami datang menemui Anas bin malik mengadukan penderitaan yang kami dapati dari perlakuan Alhajjaj, maka beliau berkata: اصْبِرُوا فَإِنَّهُ لَا يَأْتِي عَلَيْكُمْ زَمَانٌ إِلَّا الَّذِي بَعْدَهُ شَرٌّ مِنْهُ حَتَّى تَلْقَوْا رَبَّكُمْ سَمِعْتُهُ مِنْ نَبِيِّكُمْ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ.رواه البخاري Sabarlah, sesungguhnya tidak akan datang pada kalian suatu zaman kecuali yang berikutnya lebih buruk dari yang sebelumnya hingga kalian bertemu...

Rezeki dari Do'a Pedagang Kecil

Gambar
Sahabat Ummat, Tadi pagi, diantara beceknya pasar tradisional, aku mengantri untuk dilayani, di tukang ikan. “mahal amat, kurangi deh, ikan kayak gini, udah nggak segar, ”tawar ibu berambut hasil rebonding itu. “25 ribu itu udah pas Bu, karna udah siang, kalo pagi, nggak kurang dari 30 ribu,” jawab ibu penjual ikan. “Ahhh 20 ribu kalo mau, udah sisa-sisa jelek begini kok,” tawar si ibu rebonding. Mata tua penjual ikan mengerjap pelan, mata tua yang selalu mengundang iba, menatap dagangannya. Masih bertumpuk. Hari mulai beranjak siang. Sebuah anggukan ia berikan. Menyerah pada keadaan. Hidup, tak memberinya banyak pilihan. Dan tangan tua keriput itu mulai menyisik ikan. Ujung jari melepuh terlalu lama terkena air. Beberapa luka di jari tertusuk tajamnya duri ikan, cukuplah sebagai bukti, bahwa kehidupannya bukanlah kehidupan manis bertabur mawar melati. source : kabarsumsel.com  Dunia, Kenapa kita sedemikian kejam pada orang yang lemah? Mengapa di ...

Mana Emak..

Gambar
Oleh Asrul Agin Jam 6.30 sore Mak  berdiri di depan pintu. Wajah Mak kelihatan resah. Mak menunggu si bungsu pulang dari mengaji. Ayah pulang dari sawah, dan menanyakan si Gadang sama Mak: Si Gadang mana? Mak menjawab, “Ada di dapur sedang menyiapkan makan.” Ayah tanya Mak lagi,” Angah mana?” Mak jawab, “Angah mandi, baru pulang main bola.” Ayah tanya Mak lagi, “Atiak mana?” Mak menjawab, “Atiak, Kicik nonton tv dengan Alang di dalam” Ayah tanya lagi, “Adik sudah pulang?”  Mak menjawab, “Belum. Seharusnya sudah pulang.  Sepeda adik rusak.. Sebentar lagi kalau nggak pulang juga kita pergi cari adik. Mak menjawab pertanyaan ayah sepenuh hati. Tiap hari ayah menanyakan hal yang sama. Mak selalu menjawab dengan penuh perhatian. Mak selalu mengetahui bagaimana keadaan anak-anak Mak setiap saat. 20 tahun kemudian Jam 6.30 sore  Ayah pulang ke rumah. Baju ayah basah. Hujan turun sejak siang tadi.  Ayah tanya si Gadang, “Ma...